Sunday, May 13, 2012

Pantun

Buah mangga buah manggis
Ternyata ada cewek manis

Buah mangga buah manggis
Ga nyangka gua manis

Di Taman Safari ada kuda
Yang sangat mirip dengan kamu
Ga peduli situ masih muda
Tetapi saya mencintaimu

Dulu preman
Penjaga pagar
Dulu teman
Sekarang pacar

Ada kecoa di dinding
Jangan marah, just kidding

Lagu

Kau Tidak Tahu Kau Cantik
 

Kau tidak aman
tidak tahu untuk kenapa Anda memutar kepala ketika 
Anda berjalan melalui pintu u u u 
Tidak perlu make-up untuk menutupi  
Menjadi dirimu saja sudah cukup 
Semua orang di ruangan dapat melihatnya 
Anda menerangi dunia saya seperti tidak ada orang lain cara yang Anda menatap mataku
Anda membuat saya kewalaha cara Anda tersenyum saya
Anda tidak tahu kau cantik! Kalau saja Anda melihat apa yang aku bisa melihat kau akan mengerti mengapa aku ingin kau jadi kekasihku
Saat ini aku sedang melihat Anda dan saya tidak percaya Anda tidak tahu Oh oh 
Anda tidak tahu kau cantik! Oh oh Itulah yang membuat Anda cantik!

Puisi

Orang Tua

Untukku, orang tua adalah
Orang yang selalu menyayangi
mengasihi, tulus, dan baik hati
dalam menghidupkanku

Mereka sangat menyayangiku
Di dalam waktu suka dan duka
Kasih mereka tidak dapat dilawan
Dan dimusnahkan

Mereka juga mempunya hati yang sangat baik
Mereka rela melakukan apapun
Untuk menjagaku dan 
Yang terbaik

Satu hal lagi adalah ketulusan mereka
Di dalam hati mereka, tidak hati rasa
Benci dan hina kepada ananknya
Kasih nya tulus dari Hati 

Puisi

Tuhan
Ya Tuhan, engkau adalah penciptaku
Raja dari segala Raja
Dewa dari segala Dewa
Dan sang Maha Kasih

Aku sangat bersyukur atas
Kehidupan yang engkau berikan
Keluarga yang menyayangi ku
Teman-teman yang setia

Memang dunia ini penuh dengan
Ketidakadilan dalam kehidupan sosial
Kejahatan dari sesama manusia
Dan segala sesuatu yang tidak dapat diprediksi

Aku, sebagai Anakmu hanya ingin
Dituntun olehmu ke jalan yang benar
Dan kau selalu ada bersamaku
Di waktu Senang dan Sedih

Diary

Jakarta 12 Mei 2012,

Hari ini saya merasa sangat kesal dan kecewa atas nilai-nilai yang saya dapatkan dari beberapa guru. Hasilny sama sekali tidak memuaskan. Saya hanya mendapat nilai pas-pasan, tidak sesuai dengan ekspetasi saya. Menurutku, saya sangat bisa dan mempunyai kemampuan untuk mendapatkan yang lebih bagus dari ini. Saya hanya kurang konsentrasi dan kecerobohan yang tidak boleh diulang lagi. Dari nilai-nilai ini saya belajar bahwa saya tidak bodoh atau kurang pintar di dalam bidang akademik, saya hanya kurang menekuninya. Tuhan sudah memberikan talenta kepada masin-masing kita. Kita hanya tinggal meneruskannya dengan kepercayaan penih.

Christian Alan Delima

Melanggar Peraturan




Di masa pendidikan yang tekat saat ini, banyak masalah-masalah baru yang muncul dan berkembang dengan adanya peraturan-peraturan baru. Setiap sekolah mempunyai peraturannya masing-masing, maupun itu adil atau tidak, setiap siswa harus menaatinya dan mengikutinya. Karena mereka bersekolah bukan dengan seenak-enak mereka. Setiap orang harus belajar untuk menjadi taat terhadap suatu hal. Contohnya adalah kepada orang tua dan semua peraturan yang tercantum.

Salah satu contoh dari masalah yang timbul dari ketidaktaatan kepada peraturan adalah: bolos sekolah dan tauran. Yang sedang ngetrend adalah tauran. Dimana murid-murid menguji nyalinya masing-masing dengan bertengkar memakai benda-benda berbahaya yang dapat membahayakan orang lain. Penyebab dari tauran selalu tidak penting dan jelas. Contohnya, bila ada orang mengejek siswa sekolah lain, kedua sekolah bisa tauran sampai ada yang terluka. Ini menunjukkan kurangnya pedidikan atas penataan pada peraturan dan kurangnya rasa kemauniasaan, dimana murid-murid saling melukai seperti binatang yang harus bertahan hidup.

Penyebab dari pelanggaran aturan adalah: kebebasan yang diberikan oleh orang tua di rumah, dan relasi dengan teman-teman dan lingkungan sekitar.

Memang orang tua harus memberikan kebebasan kepada anaknya, tetapi berlebihan juga dapat bedampak buruk. Kebebasan itu akan berlangsung juga di lingkungan lain, seperti sekolah. Para remaja berpikir mereka leluasa untuk melakukan apapun yang mereka inginkan. Melainkan mereka tidak mengetahui untuk menyesuaikan tingkah laku dengan lingkungan masing-masing.

Aspek yang lain adalah pertemanan dengan orang-orang di luar rumah dan sekolah. Dimana remaja menghabiskan waktu luang bersama. Contohnya seperti teman tetangga. Pertemanan ini dapat berdampak baik dan buruk, itu bergantung dengan siapa para remaja bersosialisasi dengan. Oleh karena itu, orang tua harus membantu ananknya untuk mencari teman yang baik dan cocok. Supaya remaja sekarang tidak terjurumus kepda jalan yang salah dan mempunyai masa depan yang cerah.

Hidup Tanpa Komputer dan Internet




Sejak dari tahun 1990an komputer sudah menjadi alat pembantu kita untuk kegiaatan sehari-hari. Komputer adalah sebuah alat dipenuhi dengan aplikasi-aplikasi, data-data, dan program untuk mempermudah perkerjaan sehari-hari kita dalam hal informasi dan komunikasi. Komputer berarti alat mempermudah.

Memang komputer susah untuk diproduksi dengan alat-alat hardware dan software yang canggih dan rumit. Tetapi dengan keperluan masyarkat dengan benda ini, banyak perusahaan telah memproduksi komputer dengan cepat dan harga yang terjangkau. Dengan ini, hampir semua orang di dunia menggunakan komputer ataupun laptop.

Dengan bergabungnya komputer dan internet di masa ini telah menjadi tangga tinggi untuk perkembangan teknologi di tahun-tahun yang akan datang. Kombinasi dari 2 benda ini dapat membuat tugas-tugas kita dengan cepat , effisien, d an effektif. Membuat perpindahan informasi dan komunikasi secara cepat dan hidup bersosialisasi juga menjadi erat dengan sesama.

Komputer menyediakan software-software yang juga menyediakan cara-cara effektif untuk membuat tugas-tugas dan informasi secara cepat dan lancer. Salah satuh contohnya adalh mircrosoft, dimana kita dapat membuat tulisan-tulisan, table, presenatasi dengan cepat dan bagus. Sedangkan internet mempermudah kita untuk mendapatkan dan mengirimkan informasi, seperti Google, Msn, dan Hotmail. Hubungan dengan sesama juga menjadi semakin erat, dengan tersedianya Twitter dan Facebook.

Konklusinya adalah dengan adanya kombinasi antara komputer dan internet. Kegiatan sehari-hari kit dapat dibantu dengan membuatnya lebih mudah. Dan juga informasi tersedia dengan cepat untuk menambah ilmu pengetahuan. Yang lebih pentingnya adalah, 2 hal ini meningkatkan rasa bersosialisasi yang lebih erat terhadap sesame.


Hidup Tanpa Blackberry di Indonesia



Dari beberapa tahun yang lalu, handphone merek Blackberry sudah menjadi trend bagi masyarakat Indonesia. Hamper semua masyarakat menggunakan handphone yang bermerek Blackberry. Merek lain seperti Nokia, Sony Ericsson, dan Apple sudah menjadi kelas minor di Indonesia. Apalagi di bidang komunikasi. Ini terjadi karena Blackberry menyiapkan harga pulsa yang sangat murah dibandingkan yang lain, cepatnya perpindahan informasi, mudahnya untuk berkomunikasi, dan kecanggihan di dunia cyber. Semua ini menyebabkan Indonesia sebagai negara dengan pengguna Blackberry terbanyak di seluruh dunia.

Tetapi dari Blackberry, kehidupan masyarakat Indonesia bergantung padanya. Blackberry membentuk gaya hidup dan cara permikiran yang berbeda. Ada dampak negatif dimana hidup tanpa Blackberry dapat terjadi. Ada 3 hal yaitu, tidak adanya jaringan komuniaksi yang mudah dan cepat, susah untuk bersosialisasi, dan lamanya pertukaran informasi.

Dengan tidak adanya Blackberry, kita tidak dapat mengirimkan pesan dengan cepat (dalam beberapa detik) dan dengan harga yang murah, kita dapat memberikan pesan sesuka-suka kita dengan tidak adanya batas. Dengan jaringan 2G dan 3G, Blackberry memberikan kita alat pembantu yang mudah untuk mengirimkan atau pertukaran informasi. Blackberry juga berkoneksi langsung dengan dunia cyber seperti Facebook dan Twitter.

Dengan itu, bila tidak adanya Blackberry di Indonesia. Hidup masyarakat akan menjadi susah dan tidak effisien. Mereka akan bermasalah dengan hal komunikasi dan informasi. Relasi dengan sesama akan menjauh dan susahnya untuk bersosialiasi dengan teman baru ataupun yang belum kenal. Tetapi dengan tidak adanya Blackberry, masyarakat Indonesia dapat berkomunikasi secara langsung dan lebih dekat terhadap sesame, dengan tidak adanya ketergantungan alat berkomukasi lagi.

Pengaturan Tempat Duduk





          Permasalahan terbaru yang sedang dibahas oleh sebagian besar siswa IICS adalah tentang pengaturan tempat duduk di setiap kelas. Nah untuk beberapa tahun terakhir, kami selalu memiliki kebebasan untuk duduk di mana pun kita inginkan, kita tidak mengganggu setiap proses belajar. Sayangnya sekarang, diatur oleh masing-masing wali kelas di mana hampir semua siswa tidak bisa tenang di tempat duduk yang diberikan mereka. Kelas masing-masing dapat mengatur dan mengatur duduk dengan baik. Ini terjadi karena setiap guru hanya membuat pengaturan sesuai dengan perasaan mereka daripada fakta. Fakta-fakta bisa menjadi hubungan antara siswa dan penempatan.

          Siswa saat pertama ke ruang kelas baru, mereka cenderung untuk duduk dalam kelompok mereka sendiri. Pengelompokan yang dibuat oleh kesamaan pikiran siswa, perasaan, kebutuhan, dan keinginan. Kelompok-kelompok sebenarnya komunitas kecil yang terdiri dari beberapa siswa di mana mereka menghabiskan sebagian besar waktu sekolah dengan. Mereka bisa nongkrong di kantin atau setelah sekolah bersama, belajar untuk ujian bersama, dan hanya memiliki percakapan menyenangkan.

         Hal yang nyata adalah, itu sangat sulit untuk masuk ke kelompok lain yang memiliki gaya hidup yang berbeda, pikiran, dan perasaan. Guru tidak bisa memaksa kita untuk dekat dengan semua orang, dalam beberapa kasus, kita tidak bisa memiliki hubungan sangat baik dengan orang-orang tertentu. Siswa harus memiliki kebebasan untuk melakukan sosialisasi.

          Aspek penting lainnya adalah penempatan duduk. Dalam hal seberapa dekat itu ke papan tulis dan bentuk intens dingin AC. Setiap orang memiliki karakteristik mereka sendiri dan kepekaan terhadap lingkungan. Beberapa mungkin memilih untuk berada di dekat papan tulis sebagai memiliki masalah dalam pemandangan dan keinginan untuk lebih fokus pada belajar. Dan beberapa mungkin ingin memiliki udara lebih dingin, karena mereka tidak tahan terhadap panas. Nah kesimpulannya adalah, setiap siswa memiliki zona kenyamanan mereka sendiri dan mereka harus memiliki hak untuk mendapatkannya.

Kegalauan




“Haduh, gua galau nih!” sudah menjadi perkataan sehari-hari bagi anak-anak remaja pada masa sekarang ini. Di masa abad ke-21 ini, para remaja telah diselimuti oleh dunia cyber, dunia produksi, dan dunia komunikasi yang semakin lama menjadi canggih dan berubah menjadi kebutuhan masing-masing. Sekarang itu susah untuk hidup tanpa alat-alat elektronik, seperti handphone, laptop, Iphone, dan Blackberry. Mereka semua menyediakan segala informasi dan aplikasi untuk kehidupan sehari-hari.

Namun, arti dari kegalauan adalah sebuah situasi dimana seseorang merasakan beberapa emosi yagn bercampur aduk, seperti sedih, kesal, depresi, dan penyesalan. Ini semua adalah akibat dari masalah-masalah yang sedang terjadi. Bisa dari urusan keluarga, teman, maupun masalah bisnis. Penyebab umum atas kegalauan dapat terbagi dari 3, yaitu masalah asmara, masalah ketanggung jawaban, dan relasi dengan sesama.

Seringkali kita mendengar orang yang depresi berubah menjadi galau untuk beberapa hari maupun sampai berbulan-bulan. Bila sampai bertahun-tahun itu berlebihan dan tidak wajar. Masalahnya adalah kebanyakan remaja merasa menyesal atas perbuatan yang seharusnya tidak pernah dilakukan kepada pasangannya. Yang nantinya akan berakibat dengan putusnya relasi asmara dan jauhnya komunikasi. Contohnya adalah perbedaan cara berpikir, salah tingkah (tidak sopan), dan hubungan yang sudah tidak dapat dilanjutkan.

Kedua adalah masalah ketanggung jawaban. Masalah ini terjadi karena adanya kurang kosentrasi dan fokus dalam suatu bidang atau hal. Kurangnya komitmen terhadap masalah yang harusnya diselesaikan. Dan pada akhirny berakibat rasa penyesalan dan kegalauan. Contohnya, mendapat nilai jelek dan drop out. Yang terakhir adalah relasi dengan sesame (teman, rekan, dan anggota keluarga). Ini biasanya terjadi dengan tidak adanya keakuran dan rasa saling menghormati dan pengertiaan terhadap sesame. Seperti tidak mau mengalah, egois, mau seenaknya sendiri, dan tidak adil.

Jadi kegalauan (campuran emosi jelek) terjadi dari adanya rasa hormat, pengertiaan, konsentrasi, dan komitmen terhadap suatu hal. Ini dapat dicegah dengan adanya rasa kemanusiaan yang sering melakukan kesalahan dan wajib untuk memaafkan maupun menolong sesama.